Monday, June 21, 2010

Merah


Aku sebenernya kurang suka dengan warna ini, tapi jika untuk ornamen kecil mungkin tidak apa-apa. Tapi untuk sebuah pakaian, warna ini lebih baik aku hindari. Udah mah orangnya gelap, trus pakai baju warna merah, pasti akan keliatan makin amburadul. Tapi entah kenapa orang afrika sana seneng banget dengan warna menyala ini ya?

Aku tipe orang yang lebih baik di belakang layar daripada tampil di depan, jadi warna ini tidak cocok denganku. Warna ini hanya untuk orang-orang yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Berani tampil, berani bersuara, berani segala-galanya. Seseorang yang kukenal juga menyukai warna merah, dan memang pembawaannya sesuai dengan kesukaannya dengan warna ini. Ceria, berapi-api, mudah bergaul, pantang menyerah. Cocok..!

Merah bagiku hanya cocok untuk mobil Ferrari Formula One, bukan untuk kendaraan lain, cat tembok apalagi, malah bikin serem dan aneh. Ya kalau buat iklan atau untuk kepentingan sebuah partai beda soal.

Merah yang ada pada diriku hanya samar-samar, itu pun hanya sebuah pelembab ajaib yang sebenarnya sticknya berwarna putih, tapi ketika mengenai bibir berubah menjadi pink (eh pink itu merah kan?). Mana berani pakai lipstik warna merah menyala, bisa dikira banci nanti aku...!

Merah adalah dia...

No comments:

Post a Comment