Sunday, September 26, 2010

Dandan

Semua wanita itu cantik, tidak ada wanita yang tidak cantik, apalagi jika yang melihat adalah pasangan mereka yang benar-benar sangat sayang pada mereka. Tapi jika pasangan kalian bilang kalian tidak cantik, silahkan kalian hajar saja mereka...hehehe. :P

Kecantikan adalah sebuah anugerah bagi wanita, wajib disyukuri setiap saatnya, wajib dirawat keadaannya. Aku menganggap diriku wanita yang standar saja, cenderung biasa, walaupun mungkin ada di ujung sana (ntah dimana) ada yang bilang aku cantik, ya alhamdulillah tidak akan aku tolak pernyataan itu. Lagipula, tidak ada wanita yang tidak senang dibilang cantik kan?

Merawat diri adalah penting bagi wanita, tidak perlu ke salon kecantikan untuk melakukannya, cukup kita sendiri juga bisa. Aku yakin setiap wanita melakukan ini, karena pada dasarnya wanita adalah mahluk bersihan, terutama untuk tubuhnya sendiri.

Ketika aku main ke Bromo, kulihat seorang ibu sedang asik berdandan di tengah padang pasir di kaki gunung Bromo, sebenarnya aku yakin dia belum mandi, karena jika kalian pernah merasakan berada di Bromo, pasti kalian akan tahu airnya sangaaaaat dingin! Jadi di pagi yang masih berkabut ini, tidak akan ada orang yang berani menyentuh airnya. Aku saja sikat gigi sampai ngilu, lebih dingin daripada air es di kulkas..

Saat itu, ibu tersebut sedang menuju tanjakan batu untuk mencapai kawahnya. Jalan yang terjal dan melelahkan..tapi.. tidak menghalangi ibu ini untuk berdandan terlebih dahulu. Sempat-sempatnya ibu ini melakukan kegiatan kecantikannya, kalau aku mah udah sebodo amat. Coba, buat apa? siapa yang mau dipejengin? mau ketemu pangeran? ya ngga..paling ketemu ama bau kentut, maksudnya kawah itu emang mengeluarkan bau yang mirip dengan bau kentut.

Ah, tapi menurutku, hal ini adalah bawaan, kebiasaan masing-masing individu. Ada yang terbiasa cuek, ada yang terbiasa berdandan dikondisi apapun seperti ibu ini. Aku juga pernah mengenal seseorang perempuan, yang saat dia bangun tidur maupun sudah mandi tetap saja wajahnya sama, tidak ada kusut, tetap kinclong, tetap bening. Entah bagaimana dia bisa begitu aku pun heran. Padahal aku kalau bangun tidur yang ada hancur lebur, rambut mirip singa, belum belekan, belum cap bantal di pipi, serba amburadul.

Eniwei, apapun itu wanita adalah wanita.. tetap saja cantik..

*) kisah saat mudik

...

No comments:

Post a Comment