Saturday, September 18, 2010

Kunjungan Malam

Bertemu ibu dari seorang teman, beliau sudah sepuh dan kadang sakit kalau terlalu kelelahan. Sudah malam kala itu, dan aku baru saja mengajak anaknya makan malam di sebuah warung tenda di alun-alun kota.

Waktu menunjukan pukul 11 malam, ibu itu ternyata belum tidur karena kuatir dengan anaknya yang belum pulang. Saat aku mengantarnya pulang, ibu itu terlihat tersenyum kepadaku. Lalu mengucapkan kalimat dalam bahasa Jawa halus, aku cuma cengar cengir aja menatapnya. Pasti saat itu wajahku terlihat bodoh. Aku sama sekali ga ngerti dengan ucapan beliau.

Aku minta maaf, dan mengatakan padanya bahwa aku tidak mengerti. Dia pun tersenyum lalu melanjutkan dengan bahasa Indonesia dengan terbata-bata karena tidak biasa, lagi-lagi dicampur bahasa Jawa halus, dan lagi-lagi aku cuma cengar cengir ga ngerti.

Bahasa Jawa halus, ntah apa namanya, ternyata penting juga untuk mengerti bahasa kromo begitu, apalagi kalau menghadapi orang yang sudah sepuh. Aku cuma mengerti bahasa Jawa gaul, itu pun berantakan ga jelas. Repot juga ternyata, yang satu bingung pake bahasa Indonesia, yang satu lagi o'on banget ga ngerti bahasa Jawa. Klop dah, yang ada sana sini isinya cuma ngangguk dan cengar cengir aja.

Yasud, setidaknya aku tau dari pelukannya kalau dia kangen bertemu aku. Jaga kesehatan selalu ya, bu.. Maaf ga bisa lama-lama, lagi pula sudah malam..

Malang, 17/09/10
..
..


Send via my LonelySky

No comments:

Post a Comment