Wednesday, September 1, 2010

Ponakan

Sudah lama rasanya tidak main ke rumah adikku di Tasik, aku jadi tidak tahu perkembangan ponakan-ponakanku yang perempuan hingga mereka sebesar ini. Ternyata si kakak sudah kelas 1 SD, usianya sekarang 7 tahun, dan si adek usianya baru 2 tahun, dan menurut ayahnya mereka ini terbilang akur. Si kakak adalah anak yang alhamdulillah otaknya lumayan encer, karena sejak TK selalu menjuarai perlombaan yang diikutinya, dia juga selalu nomor satu di kelasnya, sampai-sampai menjadi kesayangan para gurunya. Saking seringnya juara pertama di tiap kesempatan, ada juga orangtua murid lain yang (mungkin) merasa tidak senang, hingga mengadakan lomba yang tidak butuh juara pertama segala, tinggal si kakak yang bengong dan protes ke ayahnya.

Satu hal yang jelek dari si kakak ini adalah, dia sering malas berangkat ke sekolah, katanya pelajarannya membosankan. Sepertinya dia sudah belajar sendiri melampui apa yang disuruh gurunya, jadi saat gurunya menerangkan dia sudah bisa. Ibunya sering kesal karena dia tidak mau berangkat sekolah,
"Teteh koq gak sekolah sih?"
"Malas ah, Umi.."
"Nanti ketinggalan pelajaran loh..!"
"Ga mungkin lah, aku jarang masuk aja juara satu terus koq..!"
"Dasar...terserah teteh aja deh..."

Sombong memang anak itu..hehehe.. tapi memang begitu kenyataannya..Ibunya hanya bisa geleng-geleng saja. Sedangkan si adek adalah anak yang lucu, mulutnya selalu dipasang monyong jika hendak di foto, ntah siapa yang mengajarkan begitu, mungkin teman sepermainannya. Terakhir aku ke sana waktu usia si adek masih 1 tahun, berarti hampir setahun aku tidak bertemu mereka.Dan foto ini dibawa ayahnya kemarin saat main ke rumahku...

Teteh, bagi krupuknya dong, deeek....

Makasih.. besok teteh beliin permen ya?


PS :
Semoga selalu diberikan kesehatan ya, Icha ...Kia..
...

No comments:

Post a Comment