Thursday, September 9, 2010

Pupuk Tanaman

Mempunyai tanaman yang tumbuh dengan baik pasti akan memberikan kepuasan tersendiri kepada pemiliknya, tumbuh subur, berbunga, berbuah, daun yang sehat tanpa banyak ulat itulah yang ingin dilihat para pecinta tanaman.

Untuk mendapatkan itu semua, banyak yang harus mereka lakukan, misalnya membuat tanah selalu gembur, memberinya pupuk entah itu pupuk jenis semprot, atau jenis yang hanya ditabur di tanahnya, juga menyemprotkan anti hama tanaman. Aku yakin pasti hasilnya bagus, apalagi jika pemiliknya tipe yang telaten.

Tapi jika pupuknya berupa acar begini, apa tanaman akan tumbuh subur ya? Di rumah Semarang, ibu kadang-kadang melemparkan apapun di pot tanamannya, mulai dari sisa nasi, sisa teh, sisa bawang, sisa ikan atau lauk pauk, pokoknya semua sisa dapur sering dilempar ke dalam pot. Masih mending kalo memang sisa dapur saja, kadang yang dilempar beliau makanan yang masih dalam plastik seperti ini, atau kadang gelas aqua atau plastik yang tidak akan lebur dengan tanah. Misalkan abis makan pisang pun kadang kulitnya dilempar ke pot itu. Ntah maksudnya apa, mungkin biar tanaman dapat pupuk berupa kompos dapur, tapi kan harus diolah dulu ga main lempar ajah.

Untuk yang mudah lebur di tanah, sepertinya memang berefek bagus pada tanaman, sisa teh pun bagus untuk tanaman anggrek, juga tanaman lain, aku pun sering membuang ampas teh ke tanamanku di Jakarta. Tapi acar yang masih dalam plastik?..ya ngga lah.. apa mungkin sambil nunggu acarnya busuk baru dibuka dan dicampur ke tanahnya? mungkin juga sih..

Yang parah mah kadang sering juga ngelempar sisa makanan atau apapun ke dalam kolam ikan, untungnya ikan-ikan itu udah kuat, ga ada yang mati tapi keliatan sehat, mungkin juga karena rutin mengganti airnya. Pernah suatu kali adik iparku melempar centong nasi ke kolam itu, aku cuma bengong.

"Lho? kenapa di lempar ke sana?"
"Biar bersih centongnya..hehehe.."
"Lha kan bisa direndam di dapur.."
"Biar ah, males.."
"Ntar ikannya benjol kena lempar bisa mati loh..!"
"Hahaha...ga mungkiinnn..."

Semprul, ada-ada aja tuh orang, lha wong mau nyuci centong aja pake di lempar ke kolam, iya sih sisa nasinya pasti dimakanin si ikan, tapi kan ga lumrah. Apa mau ngelempar baskom atau panci sisa tanak nasi ke sana juga?..weleh..weleh...sekalian aja nyuci piring di kolam ikan..Bisa bengek deh tuh ikan-ikannya...cucian amat sih tuan ikan.. "Hiks..apa dayaku.." sahut tuan ikan sambil megap-megap..

*) kisah saat mudik..
..
..

No comments:

Post a Comment