Tuesday, September 7, 2010

Stiker

Tak ada yang tak luput dari tempelan stiker, begitu juga dengan tembok rumahku, isinya ga lain ga bukan ya cuma iklan service pompa, atau tempat kursus, atau sekolahan, atau sedot WC, yah macam-macam lah. Bikin tembok kotor sebenarnya, walaupun tidak ada larangan untuk menempelkan stiker di tembok rumah orang, tapi seharusnya tidak mereka lakukan, kan ada pohon ada tiang listrik (selain tempat pipisnya guguk). Masih untung kalau mudah di kelet dan dibersihkan, kadang ada juga yang susah hingga merusak catnya.


Tapi ada juga yang senang dengan stiker beginian, seperti pernah aku temukan mobil dengan banyak stiker tertempel di setiap sudut bodynya, ntah bekas stiker oli, atau gambar-gambar kartun, atau bekas berkunjung ke tempat wisata, menempel sampai aku berdecak kagum melihatnya (berdecak heran, maksudnya...)

Jadi ingat waktu kecil, SD kayaknya, aku mencoba mencari stiker yang ada namaku dan sebuah gambar kartun animasi, tapi yang aku inginkan tidak bisa kutemukan. Walhasil aku akhirnya bikin sendiri tuh stiker, membeli kertas stiker gulungan lalu menggambar sendiri apa yang aku inginkan di atasnya, setelah jadi lalu kugunting deh....taraaaa.. hasil karya amatir lebih hebring jadinya.. dan stiker itu aku tempelkan di tas juga di lemari bajuku. Setiap hari melihat hasil karya sendiri tiap buka lemari, dan stiker itu menempel sampai awal aku menikah. Setelah itu aku kelet dan membersihkannya, karena warnanya sudah pudar hingga gambarnya sudah tidak berbentuk lagi.

Kemarin mudik lihat pintu kamar ini, kamar jaman misoa masih sekolah, ternyata sama saja, pintu ini hampir keseluruhannya tertutup stiker, kenangan masa muda itu masih menempel di sana sampai sekarang, padahal pintu itu sudah growak bawahnya dimakan rayap, mana handlenya juga sudah tidak ada, tinggal lubang kecil bekas kunci yang dipasangi tali rafia untuk membuka dan menutup pintunya, duh primitip pisan.. bahaya bener dah kalo ga ada kuncinya..gawatt...gawatt..!

Eniwei, sekarang udah ga jaman nempelin stiker di tempat-tempat terbuka buatku, stiker yang lucu akan aku tempel di buku harianku biar di dalamnya keliatan semarak.. jadi kadang buku harianku lebih mirip koran pos kota dibandingkan catatan biasa...seru lah..!


*) berusaha semangat walopun hati sedang ga karuan...hhhh... Gambatte!
..
..

No comments:

Post a Comment