Sunday, October 24, 2010

Kunjungan Adik

Malam sabtu adikku yang paling kecil datang berkunjung, dia langsung cabut ke rumahku sepulangnya dia dari kantor. Waktu sudah malam saat dia tiba di rumah, jalanan macet katanya, dia butuh waktu 2 jam untuk mencapai klender dari kuningan Jakarta. Memang ampun kemacetan Jakarta saat ini.

Kami sudah lama tidak ngobrol panjang lebar, dan saat dia di sini baru kami bisa ngobrol apapun dari A sampai Z. Dia adalah anak yang cantik dan ceria, bisa dibilang ngomongnya banyak dan supel, tidak seperti aku yang lebih banyak diam. Ada saja yang dia ceritakan, dari anaknya, kehidupan kantor, perjalanan saat naik busway yang sudah mulai tidak nyaman karena berdesakan kayak ikan sarden, sampai rambut yang sudah mulai beruban.

Dia berbeda 6 tahun denganku, dan karena saat itu sepertinya emakku kebobolan saat melahirkan dia, makanya kemudian orangtua kami memberinya nama "Titik"..yang artinya terakhir, no more...

Sebelum datang sih sebenernya dia bilang mo ngajakin cat rambut, bukan cat rambut seperti yang kalian bayangkan. Ini cuma biar uban dia ga keliatan, karena ubannya banyak sekali, melebihi ubanku. Keluarga kami memang keturunan mempunyai uban dalam usia 30 tahunan, sepertinya keturunan nenekku dari pihak ayah. Dan sabtu kemarin adikku datang dengan membawa cat rambut berwarna coklat tua, tapi tetap saja sebenarnya jika diaplikasikan ke rambut jatuhnya tetap hitam, karena tidak ada proses bleaching seperti di salon, sehingga rambut bisa asli warnanya sesuai gradasi warna.

Tapi setelah kami panjang lebar ngobrol, akhirnya ga jadi ngecat rambut, dan memilih merapihkan rambut kami yang sudah kayak singa ini ke salon. Alhasil sabtu kemarin kami ke salon sambil memanjakan diri dengan krimbat, hmmm...nikmat.. :-) jika badanmu lelah, rasanya menyenangkan kalo ada orang yang mau mijitin kita.

Hati yang sedang galau merasa terobati dengan datangnya adikku sehingga aku bisa tertawa bersamanya. Begitulah jika kita punya saudara ya? apalagi jika ada anak kecil, rumah pasti akan terasa ramai...

*) makasih juga untuk seorang sahabat yang sudah menelpon siang kemarin...made my day brighter..

....

No comments:

Post a Comment