Friday, October 1, 2010

Lapar Mata

Ada satu kelemahanku saat sedang pergi kemana pun, yaitu aku tidak tahan untuk membeli kaos yang menurutku menarik. Entah itu model polo ataupun dengan sedikit gambar di atasnya, pun aku sangat suka membeli sweater. Aku tidak begitu peduli dengan harganya asal aku cocok kadang kubeli saja. Eh, tapi kalau kemahalan ya mikir-mikir juga sih. Terkadang yang harganya murah pun kalau menurutku menarik ya aku beli juga.


Yang menjadi masalah kemudian adalah, aku tidak berfikir bahwa yang aku beli itu penting atau tidak, bahkan memakainya kapan juga aku tidak tahu. Yang ada lemari pakaianku penuh dengan kaos dan sweater. Pernah suatu kali aku main ke ITC di Kuningan bersama temanku, dan melihat ada kaos obral yang harganya Rp.15.000,- karena menurutku menarik aku beli saja 2 stel, tapi yang ada sampai sekarang kaos itu sama sekali belum pernah aku pakai, padahal aku membelinya sudah hampir setahun yang lalu. Bahkan labelnya saja masih ada.

Pemborosan!

Itulah kata yang paling tepat untuk hobiku yang satu ini. Untuk apa aku beli kalau tidak aku pakai? kalau hanya ngejogrok begitu saja di lemari? kalau hanya mengikuti hawa nafsuku saja? buang-buang uang saja..! Kalau orang bilang mah 'lapar mata'...tidak bisa melihat sedikit saja, main beli ga mikir-mikir dulu.

Lalu kemudian apa yang aku lakukan dengan kaos dan sweater-sweater itu? Akhirnya aku kumpulkan lalu memberikannya pada orang, kondisinya masih bagus dan kadang masih berlabel tadi. Memang benar jika memberi pada orang janganlah memberi dalam kondisi rusak (kalau bisa), berikan yang masih layak pakai. Tapi tidak baik juga membeli karena lapar mata, hanya karena ingin, hanya karena berfikir "ntar kalau ga beli nyesel nih gue.." kalah oleh nafsu duniawi. Padahal buntut-buntutnya tetap saja aku memakai kaos yang lama, yang udah agak usang, yang lebih adem karena keseringan dipakai. Lalu kapan memakai kaos baru itu?...

Sepertinya aku memang harus mengerem kebiasaanku yang satu ini, ntah bagaimana caranya. Aneh, aku malah sangat sedikit mempunyai baju resmi karena aku tidak suka mengoleksinya, jadi terkadang kalau ada hajatan suka bingung sendiri mau pakai baju apa. Begitu juga untuk aksesoris yang lain, cuma kaos dan sewater yang aku tidak tahan untuk tidak membelinya. Hhhhh...payah..

Rem...rem...reeeemmmm...! Ckiiiiiiitttt...!

.....

4 comments:

  1. yang 10ribu dapet 3 kan?
    siyaaapp lah..

    ReplyDelete
  2. Wah..gpp deh jadi ini yak oleh2ku xixixi

    ReplyDelete
  3. hihihihi...iyah :D
    pa kabar say? semoga selalu dlm keadaan sehat walafiat!

    ReplyDelete