Saturday, November 27, 2010

Perbedaan

Manusia dilahirkan dengan banyak perbedaan, diantara jutaan manusia sangat sedikit yang mempunyai fisik sama kecuali jika memang mereka kembar, bahkan kembar pun kadang memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda. Di bumi yang cuma satu ini, ragam sifat manusia bercampur aduk, semuanya berawal dari kebiasaan mereka di tempat mereka berpijak/hidup, kondisi alam, cara mereka dididik, dan semua hal yang ikut membangun karakter seseorang.

Tidak usah terlalu jauh, bahkan di ruang lingkup keluarga saja setiap individunya berbeda. Lalu jika berbeda apakah harus menjauhinya? Tentu tidak, mereka masih berbicara dan kadang-kadang mengerjakan sesuatu bersama-sama.

Ada beberapa sifat yang kadang membuat kita kesal terhadap seseorang, ntah sifat borosnya, sifat pendendamnya, egois, sombong, kasar, atau apapun itu yang tidak kita sukai. Tapi bukan berarti kita tidak bisa berteman dengan mereka-mereka ini.

Aku punya seorang teman wanita, jika ada apa-apa dia kadang minta tolong padaku. Tapi anehnya, jika berada di tempat lain dia seperti tidak mengenalku dan menganggap aku hanya angin lalu, boro-boro menawarkan tumpangan saat menuju ke arah yang sama, pamit pun kadang asal saja. Then, apa aku harus mendiamkan dia saat dia minta tolong lagi? Ya ngga juga, tetap saja aku tolong walopun dongkol. Tidak sedikit orang yang seperti ini, jika kita menarik diri dari orang-orang seperti ini lalu apa? Bebas? ngga juga.. kau akan selalu bertemu orang-orang dengan sifat yang lebih aneh lagi.

Tapi jangan salah teman, ntah kalian sadari atau tidak sifat kita pun kadang mempengaruhi orang lain. Taruhlah kita merasa benar, tapi belum tentu buat orang lain sepemikiran, kecuali jika kita sadar dengan sifat kita sendiri. Seperti aku yang cenderung egois untuk hal-hal tertentu, tapi lembut dan mengalah untuk hal-hal lain..taelaa...:-)

Bahkan Rasulullah juga berteman dengan orang yang tidak seiman selama mereka tidak memerangi beliau, yang aku yakin sifat mereka pasti berbeda jauh. Lalu kita sebagai manusia yang mengikuti langkah beliau kenapa tidak bisa berteman dengan orang yang berbeda sifat dengan kita? Kecuali mereka berbuat jahat, atau merugikan kita barulah itu benar-benar harus dijauhi, atau mengajak kita ke jalan yang salah.

Untuk kita sadari, tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Dan untuk kita ingat, semua hal-hal yang hebat kadang terjadi karena banyaknya perbedaan pendapat dan berbagai macam ilmu dari berbagai peradaban manusia di muka bumi ini. Bahkan untuk mendapatkan cinta sang gadis, seorang pria harus berani tebal muka (karena harus nongkrongin rumah sang gadis walopun ayahnya sudah mulai mengusirnya karena pulang larut), dan sedikit egois agar bisa bersaing dengan yang pria lain. Masalah nantinya si gadis bakalan menerima atau menolak itu urusan belakangan, yang penting maju terus pantang mundur... ya ga?

Jika kita sudah mengulurkan tangan untuk sebuah persahabatan, tapi orang lain menolak itu adalah masalah dia. Mungkin dia tetap tidak suka dengan kita, ya sudah...biarkan saja. Niat kita kan baik, berteman...itu saja.

Sekarang, tinggal pikirkan sikap kita terhadap lingkungan kita. Ingin berteman dengan banyak orang? ..Maka pandai-pandailah membawa diri, ambil sifat positif dari temanmu itu, lupakan yang negatifnya. Lebih bagus lagi jika kita bisa membuat teman kita meninggalkan sifat negatifnya... tapi harus sabar, tidak semudah itu mengubah sifat dasar seseorang, yang penting usahanya..

Semoga aku bisa merubah apa yang tidak baik dalam diriku, dan semoga semua temanku bisa menerimaku sebagai teman mereka di dalam semua sifatku ini...amin..

Insyaalloh..

......

No comments:

Post a Comment