Tuesday, November 2, 2010

Tersenyumlah

Pernahkah kita sadari bahwa perasaan dan pikiran kita sangat mempengaruhi aura kita? Aura yang aku maksud adalah semacam hawa yang keluar saat suasana kita sedang dalam perasaan dan pikiran tertentu. Coba kalian bandingkan seseorang yang selalu bersedih, dengan seseorang yang easy going, beda kan?

Ada seorang tetangga yang beberapa bulan lalu ditinggalkan suaminya berpulang kepangkuan Ilahi, dan kemarin lusa aku melihatnya dalam keadaan kuyu dan seperti semakin tua saja, memang usianya sudah di atas 50 tahun, tapi saat suaminya masih hidup, beliau ini selalu kelihatan bersemangat jadi kelihatan awet muda. Mungkin perasaan dan pikirannya yang mempengaruhi beliau bisa terlihat seperti itu. Ditinggal pasangan adalah hal yang sangat menyedihkan, apalagi jika kita sudah bersama pasangan kita selama puluhan tahun, rasanya seperti separuh nyawa kita ikut hilang saat kepergian orang yang kita kasihi.

Rasa sedih membuat kondisi fisik ikut menurun, terutama yang paling bisa kita lihat secara jelas adalah raut wajah. Pun juga sebaliknya, jika seorang selalu dalam keadaan gembira, maka mereka akan kelihatan berseri-seri, kelihatan awet muda. Contoh sederhananya, seorang pria paruh baya, yang menikah dengan wanita muda, maka jika kondisi hatinya senang, wajahnya juga akhirnya mengikuti usia pasangannya itu, pria itu jadi merasa kembali muda. Tapi kadang terbalik juga, kadang si wanita yang mengikuti pasangannya sehingga kelihatan lebih tua.

Saat ini, rasa-rasanya hatiku sedang dalam mood yang campur aduk, semakin aku mengikuti moodku yang negatif itu, semakin jelas wajahku rasanya semakin amburadul. Aku pernah berkaca saat moodku rusak, dan yang aku lihat adalah wajah tanpa sinar kehidupan di sana, hanya datar saja dan terlihat lebih tua. Beda jika moodku dalam keadaan baik, wajahku kelihatan cerah ceria di kaca itu. Mungkin aku seharusnya tidak sering-sering mengikuti perasaanku yang amburadul itu, bukankah tersenyum lebih baik? Aura positif pun akan keluar jika hati kita dalam mood yang baik.

Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, walaupun mungkin jalan keluarnya bisa teramat menyakitkan, tapi ya begitulah hidup. Asam manis kehidupan itu biasa, stres berkepanjangan bukan hanya tidak baik untuk tubuh kita, wajah kita, bahkan bisa juga berakibat semakin banyaknya uban. Seperti sebuah film silat china lama, Return of Condor Heroes dimana Yoko yang patah hati menunggu bibi Liong hingga rambutnya memutih seluruhnya. Yah, itu versi film sih..:-) ga mungkin juga dalam beberapa tahun jadi seperti itu..tapi memang suasana hati sangat mempengaruhi penampilan fisik kita.

So, coba tertawalah lebih sering, nikmati hidup, anggap masalah itu ujian kita di bumi, maka bisa kita lihat, seperti apa aura kita nantinya.. lebih terlihat hidup..

Ada lagi cara yang paling ampuh, cobalah untuk jatuh cinta..! Aku yakin kalian akan tersenyum seharian walaupun tidak ada yang lucu... :-)

Semangat yuk..!

.....

3 comments:

  1. makanya, njoh... aura itu penting...
    aura kasih juga penting bagi kehidupan...

    ReplyDelete
  2. ...♫ ♪okeeh...okehh...okehh... auramu auraku aura kita berdua...na..na..naaaa...♪♫ ♫

    *hehh! kau siapa sih?!*

    ReplyDelete
  3. entahlah, njoh...

    ReplyDelete