Sunday, November 7, 2010

Tetangga

Rintik hujan jatuh satu persatu saat kulangkahkan kaki keluar rumah. Tapi aku tetap saja berjalan ke arah komplek seberang. Di sebuah taman bermain aku duduk memandangi dua orang anak kecil yang sedang asik bermain perosotan ditemani pengasuhnya.

Tapi tidak berapa lama seorang tetangga lewat di depanku lalu menyapa, "Sedang apa di sini?" Aku cuma nyengir dan bilang sedang jalan pagi. Lalu ntah kenapa dia mulai bercerita soal pertengkarannya dengan tetangga lain sampai adu mulut. Sampai akhirnya tidak saling menyapa dan bersinis-sinis ria dengan tetangganya sendiri. Sebenarnya aku agak risih mendengar dia bicara seperti itu, lha masa ngomongin tetangganya sendiri juga keburukannya. Yang ntah benar atau tidak yang tetanggaku itu bilang, tapi tetap saja seharusnya dia tidak menceritakan konfliknya dengan orang lain.Nah kalo aku tipe yang mulutnya ember bisa berabe tuh nyebar kemana-mana, bisa terjadi perang terbuka kan?

 Kehidupan bertetangga memang gampang-gampang susah, kadang mereka ramah, tapi kadang berapi-api menceritakan keburukan orang lain. Aku yang posisinya dibilang masih ingusan di komplek ini paling cuma dengerin aja. Tidak menambah ataupun mengurangi. Si A bilang begini lalu si B bilang lain lagi, ntah mana yang benar aku tidak tahu. Sudah banyak sekali sebenarnya yang aku dengar, tapi aku diam saja.
Kadang yang mereka masing-masing omongin ya sama-sama benar, tapi mungkin beda pendapat dalam merealisasikannya. Aku juga tidak menyangka bahwa pendirian gardu pos pun jadi masalah di komplek ini, padahal kupikir biasa saja.

Bingunglah...untungnya aku bukan tipe yang doyan nangga cuma untuk ngerumpi. Di rumah ajalah ngerjain apapun, setidaknya mulutku bersih dari perkataan yang sia-sia dan suudzon.

Tetanggaku tadi pun akhirnya pergi meninggalkan aku di taman setelah ngomong panjang lebar, dan aku melanjutkan langkahku mengitari komplek ini. Mampir ke tukang cemilan bermotor dan duduk di taman Lolipop...Rintik hujan masih ada satu-satu..

Kenapa taman Lolipop ini seperti tidak dipelihara ya? ..kotor ..kalo hanya daun masih dimaklumi, tapi kenapa ada sampah lain?.. Hhhh...manusia.. Begitulah..

Jam berapa sekarang?
7.38am... Pulang ah...
....

Send via my LonelySky

No comments:

Post a Comment