Friday, December 17, 2010

Check Up

"Mbak mau check up buat kerja di kapal ya?"

"Hm? Ngga, mau ke dokter aja koq.."

Seorang mbak yang masih muda bertanya kepadaku saat aku baru masuk dan duduk di ruang tunggu rumah sakit. Mungkin disangkanya aku mau check up kesehatan juga, karena ternyata di sana lagi banyak anak muda yang sedang menunggu giliran untuk medical check up. Bekerja dimanapun di luar Indonesia biasanya memang butuh data kesehatan pribadi, dan biasanya biro akan menunjuk ke rumah sakit mana mereka bisa melakukan cek kesehatan.

Akhirnya ngobrol sebentar dengan mbak tadi, yang rupanya sudah lama bekerja di kapal, ketika kutanya, apa tidak mabok terus-terusan berada di kapal? dia cuma nyengir dan bilang tidak. Katanya malah tidak terasa sama sekali karena kapalnya besar, mungkin kapal pesiar. Lha kalo aku mah mumet kali ya? apalagi hanya melihat air dan air sepanjang hari tanpa ada apapun, walopun kalo lagi kerja ya mungkin tidak sempat melihat air atau merasakan pusing sama sekali. Telpon si mbak berdering, dan dia mengangkatnya, gaya bahasa ibu langsung terdengar, bahasa Jawa daerah timur. Orang jawa memang gigih-gigih koq sampai bisa bekerja dimanapun.. salut lah..

Lalu dia keluar ruangan, sepertinya cari signal dan aku masuk ke ruangan dokter. Di rumah sakit ini aku tidak perlu menunggu lama seperti rumah sakit dekat rumahku. Aku hanya menunggu 15 menit saja langsung dipanggil masuk. Rumah sakit ini kecil, rumah sakit swasta di daerah Rawamangun, menurut orang, rumah sakit ini terkenal dengan dokter kandungannya, dan makin terkenal saja karena Dr. Boyke praktek di sini.

Selesai ke dokter aku harus laboratorium, di sana baru deh nunggunya lama, tapi ga papa lah, wong namanya juga berobat :-) ..lucunya, ada seorang mbak cantik yang bolak balik ke ruang lab, dan bilang ke susternya "Sus, kalo pupnya aja aku bisa, tapi aku ga bisa pipis nih..!"  sambil menyerahkan tabung berisi pupnya ke suster, sebelah tangannya lagi masih memegang tabung yang masih kosong. Aneh sebenarnya ya?..bukankah kalo mo pup biasanya buang air kecil dulu? ini malah ngga.. dan kulihat mbak cantik itu akhirnya beli air mineral biar bisa buang air kecil...hihihi...

Lain lagi seorang remaja perempuan yang duduk di sampingku di depan lab, dia kena usus buntu katanya, ukurannya belum terlalu meradang, tapi dia memilih untuk minta diangkat, katanya daripada nunggu besar dan ga tau kapan, mending diangkat sekarang saja. Gadis ini sepertinya pendiam, jadi aku duluan yang ngajak ngomong, padahal aku juga pendiam ya? hehehe.. setelah selesai dia pergi ngeloyor di depanku bersama saudaranya, aku liatin biar dia nengok, maksudnya biar bisa senyum pamitan, eh dia jalan terus...yasud..

Beginilah rasanya jika keluar rumah, bisa melihat beragam orang dengan berbagai permasalahan. Bagaimana mereka menyikapinya, bagaimana kita belajar dari ketegaran mereka, ada yang santai cengar cengir, ada yang diam saja dipojokan, ada anak kecil yang cemberut dengan tampang lucu karena ga boleh ngikutin ayahnya masuk ke ruang lab. Cuma sayangnya, kenapa harus di rumah sakit ya? .. :(

Tetaplah bersemangat people..!

......

2 comments:

  1. sudah lama kerja di kapal ya bu..? pantesan kapalan dimana mana...

    ReplyDelete
  2. itu bukan kapalan, tapi kutilan...

    ReplyDelete