Sunday, January 30, 2011

Kalender Telat

Pergantian tahun sudah lama sekali berlalu, dan sejak awal pergantian tahun ini aku sudah mengatakan pada teman kantor suami agar membawakan kalender barang 2-3 lembar ke rumah. Karena aku juga sudah dipesankan ibuku, beliau juga minta kalender padaku jika aku punya berlebih. Tunggu punya tunggu kalender tidak datang-datang, akhirnya cuma bisa liat tanggalan lewat hape, yang kadang bikin mata pedes karena terlalu kecil, plus ga tahu kapan ada tanggal merahnya.

Tapi saat aku mereparasi jam tangan suami, toko jamnya menawarkan sebuah kalender dinding yang besar. Wah lagi rejeki, biarpun tanggal satu sudah lewat jauh, tapi tetap saja aku butuh kalender di rumah. Toko reparasi ini memang langgananku sejak 2 tahun lalu, kerjanya bagus dan pemiliknya ramah, dulu waktu pertama kali datang juga pernah di kasih bonus kopi 6 gelas yang masih berbentuk serbuk. Ya pokoknya aku percaya saja dengan kerjaan mereka ini..

Lain waktu, aku makan di luar dengan suami, dan malah mendapatkan kalender lagi, tapi kalender meja. Walaupun sudah hampir berganti bulan kedua, tapi tetap saja aku senang. Di dinding satu, di meja satu, sudah cukup. Tapi kalo bisa sih ada kalender satu lagi, soalnya inget ibuku juga minta. Liat nantilah, barangkali ada sisa kalender dari kantor, tapi kalo ga ada kukasih saja kalender mejanya pada beliau.

Sore ini sangat berangin setelah hujan, debu sudah mulai beterbangan lagi karena hujannya hanya sebentar. Di luar pekerja pembuat garasi masih sibuk ngelas sana sini, ntah sampai kapan mereka akan begitu, padahal masih banyak yang belum terpasang. Mungkin dua atau tiga hari lagi...

Ngeteh dulu yuk, biar perutku hangat... ga enak nih ..kumse alias kumat :(

........

No comments:

Post a Comment