Monday, February 21, 2011

Kisah Minggu Pagi


Minggu pagi kami sudah nongkrong di stasiun kereta dengan tujuan Kota, pagi itu sekitar jam 9, tapi ternyata harus menunggu sekitar sejam baru kereta ekonomi AC itu tiba. Sejak akan naik, toa yang ribut itu sudah memberitahukan bahwa gerbong 1 dan gerbong 8 dikhususkan bagi penumpang wanita. Jadi ketika kami masuk ke gerbong, terpaksa dipisah, karena yang aku masuki adalah gerbong khusus wanita. Kami pun akhirnya berdiri di dekat sambungan gerbong agar bisa saling berkomunikasi.

Bagian gerbong pria ternyata lebih sesak dibandingkan wanita, dan yang repotnya, kadang ada anak kecil yang tidak mau dipisah dengan ayahnya, jadi si anak akhirnya ikut berdesakkan di sana.

Aku baru pertama kali ini masuk ke gerbong khusus wanita, seharusnya nyaman, tapi saat itu gerbong yang katanya berAC terasa panas. Mungkin ACnya sudah rusak, atau karena udara di luar panas, dan terlalu seringnya pintu gerbong dibuka, hingga udara panas tadi ikut masuk. Plus seperti biasa, banyak sampah.. padahal ini gerbong yang lumayan bagus, ntahlah.. kenapa orang senang membuat hal yang bagus menjadi kotor...payah..

Gerbong panas dengan kipas baling-baling di atas kepala ini tidak membuat sang nyaman beberapa orang termasuk aku, yang paling merasakannya mungkin bayi yang duduk dihadapanku, dia menangis terus sepanjang perjalanan, ga betah karena panas. Kuajak bercanda pun cuma diam sebentar, lalu nangis lagi. Kesian juga melihatnya, tapi sempat kulihat ada seorang gadis kecil usia kira-kira 8 tahun mendekati bayi tadi, dan memberikan makanan padanya. Memang sih tangisan bayi ini keras banget sampai terdengar di posisi depan gerbong. Tapi tidak berhasil, tetap saja si bayi menangis sambil memegang makanan tadi. Bayi itu akhirnya turun bersama sang ibu... masih dalam keadaan menangis...


Ibu itu turun, aku pun duduk akhirnya, hanya memperhatikan orang-orang yang sibuk sendiri-sendiri. Di sampingku duduk seorang ibu dengan anaknya yang baru berusia 1,8 tahun. Anak ini lucu sekali penampilannya, dia memakai topi kerudung model kelinci berwarna pink, dengan baju yang bertempelkan boneka di dadanya berwarna merah. Si dedek ini keliatannya mudah sekali akrab dengan orang, karena ketika kusapa dia langsung tersenyum dan berusaha bicara dengan bahasa planetnya. Tapi payahnya, sebentar-sebentar minta mimik, dan sang ibu bilang, anaknya ini tidak mau dikasih susu formula, maunya ASI. Jadilah si ibu kerepotan mesti bolak balik memberi ASI pada anaknya ini. Untung saja di gerbong wanita, coba kalo campur dengan pria, bisa jadi tontonan gratis deh.

Gerbong ini sepertinya limpahan dari Jepang, karena peraturannya banyak tertulis dengan bahasa sana, seharusnya kalo masuk ke Indonesia ya diganti dengan bahasa sini ya..? biar pada ngerti. Banyak larangan di sana berupa gambar, seperti soal sampah, atau larangan menyalakan hape. Apa signal hape berpengaruh ya untuk KRL ini..? Aku juga menggunakan hapeku, tapi hanya menggunakan kameranya saja.

Tujuan semakin dekat, dan akhirnya kami turun di stasiun yang aneh. Kenapa aku bilang aneh, karena stasiun ini letaknya tersembunyi, kita harus melewati lorong-lorong perkampungan dulu untuk mencapainya. Jalannya pun lumayan agak jauh, munculnya di Jln. Mangga Dua, dan dari situ bisa mencapai Dusit hanya dengan jalan kaki. Lumayan juga agak olahraga siang itu .. :-) nama stasiunnya aku lupa, mungkin Kp. Bandan. Untungnya ada beberapa orang yang turun di sana, jadi kami tinggal mengikuti saja kemana mereka berjalan, karena aku yakin kalo sendirian pasti nyasar, asli masuk ke pelosok kampung.

Well, cuma kisah perjalanan di pagi hari.. ga ada yang penting.. (emang ada yang penting di sini..? hehehe...)

Home again at 4.00pm sharp.. dan capek, pulangnya mah naik taxi karena bawa barang besar, dan aku ketiduran di perjalanan karena malam sebelumnya begadang, tapi aku menikmati perjalanan dengan kereta pagi itu...

Mong-omong soal begadang, aku jadi kesiangan bangunnya, dan melewatkan sebuah janji di minggu pagi kemarin..

Tidur ah.. nite prens..

......

2 comments:

  1. emang asik yo, nonton orang menyusui..?

    ReplyDelete
  2. asik bagi yang otaknya ngeres..
    Raw ngeres ga?

    ReplyDelete