Thursday, March 17, 2011

Tinggal Loncat

PING! Sebuah pesan masuk ke YM-ku, teman kecil yang ujug-ujug curhat tentang perjodohannya. Padahal dia ga tau aku lagi ngapain, kali aja lagi jauh dari hape, dia main nyerocos aja cerita tentang dijodohin ama orang...hehehe.. Tapi segera aku balas pesannya.

"Hiks..hiks..batal dah gue dikenalin ama cowok, keburu orangnya pergi ke US.." begitu pesannya diawal percakapan. Ga ada hai-haian...langsung to the point ...:-)) aku cuma bisa bilang, 'Sorry to hear that..'

Wanita, sehebat-hebatnya dia pasti butuh seorang pendamping, memang sih kalo dilihat dari luar sepertinya dia santai aja dengan statusnya sebagai lajang yang mandiri. Tapi dalam hati, pasti ada keinginan untuk berumah tangga. Untuk wanita seusia aku, keinginan menikah sudah termasuk telat, makanya temanku ini lumayan ketar ketir juga dengan jodoh yang belum juga menyapanya.

"Banyak sih yang mau bantuin gue kenalin sama ini itu, tapi jarang yang terealisasi, giliran terealisasi duda umur 6 tahun di bawah gue, mampus deh...mana mau dia sama yang udah tuwir.. hahahaha..." lanjut temanku lagi.

Memang perlu dipertanyakan jika ada pria yang masih muda belum menikah padahal dia mapan dan masih muda, apa belum mau atau belum berjodoh atau orientasinya bukan wanita..? hihihihi.. sangatlah mudah bagi pria untuk menemukan pendamping hidup, berbeda dengan wanita apalagi yang sudah berumur. Temanku yang pria, yang baru kehilangan istrinya hampir setahun ini saja sudah akan menikah lagi di tahun ini. Nah, temanku yang curhat ini malah belum, padahal udah obral ke sana kemari, obral dalam arti dia tidak menutup pintu untuk berkenalan dengan siapapun, barangkali salah satunya ada yang berjodoh, eeehh tetap saja belum ada yang nyangkut.

Ada satu yang menarik dalam percakapan dengan temanku ini, dia sudah tidak berkeinginan untuk mempunyai seorang anak. Selain faktor usia, dia juga hanya ingin menikmati sisa usianya hanya berdua dengan pasangannya, apalagi jika mendapat duda tanpa anak itu lebih baik katanya. Anak sudah bukan prioritas utama, karena dia sudah punya banyak keponakan, dan mungkin dia akan mengasuh salah satunya jika nanti berumah tangga. Yang menyenangkan jika tanpa anak adalah, dia bisa pergi kemana pun tanpa harus kerepotan mengurus anak, travelling berdua saja kapan pun dia mau, begitu temanku bilang.

Ya itu sisi positifnya ga punya anak, bisa main kabur kemana pun kita mau. Seorang temanku yang lain pun pernah bilang (dia juga belum memiliki anak sudah 13 tahun), bahwa dia tidak kuatir dengan masa tuanya, 'kesian amat anak kita kalo cuma disuruh ngurusin kita saat kita tua nanti... kalo aku mah ga begitu kuatir, yang penting sekarang ngumpulin uang aja dulu buat masa tua, nanti kalo ga ada anak, kan bisa cari orang yang bisa kita bayar untuk mengurus kita..' begitu katanya. Ya ini juga ada benarnya, anak punya kehidupan sendiri jika sudah dewasa, masalah dia nantinya akan mengurus orangtuanya adalah segi keikhlasan dari diri si anak itu.

Tapi yang aku pikirkan bukanlah siapa yang akan mengurusku jika tua nanti, tapi lebih kepada, betapa sepinya hidupku tanpa seorang anak pun. Ga ada yang datang berkunjung, ga ada yang sungkem dan berkumpul saat lebaran, pasti sepi nantinya, lha wong di tempat ibuku aja kalo yang kumpul hanya dua anak rasanya sepi, apalagi kalo kayak aku. Well, kembali pada hak preogratif yang Kuasa, kita mah cuma bisa pasrah aja.. :-)

Back to my friend, cuma bisa bilang 'sabar'... ketika aku tanya apakah ibunya ngomong terus soal jodohnya, dia bilang tidak. Ibunya santai aja karena temanku juga tidak pernah mengeluh soal jodoh kepada ibunya ini. Ya untunglah demikian, yang paling sedih adalah, jika jodoh belum datang, tapi orangtua sudah ribut soal itu, malah makin membuat diri kita tidak nyaman karena selalu dituntut untuk segera menikah.

Hampir seperti iklan di tipi yang isinya, 'kapan nikah...?' setelah nikah, 'kapan punya anak...?' setelah punya anak, 'kapan punya dedek lagi..?' .. etc etc .. tidak ada habisnya jika begitu. Sekarang mah dibawa enjoy aja lah, mungkin benar yang temanku bilang, aku tidak perlu ribet dengan anak kalo pengen pergi, tinggal loncat...!

PS : photo from google

.........

2 comments: