Friday, April 8, 2011

Keajaiban dan Pelajaran

Jalan hidup kadang memang berliku, walaupun kita sudah merencanakannya dengan begitu baik, terkadang yang terjadi malah sebaliknya. Kita punya catatan tentang semuanya, tentang apa yang akan kita lakukan selanjutnya, punya cita-cita untuk selalu berhasil tanpa harus jatuh, tapi tetap saja terkadang ada yang melenceng.

Tidak semuanya seperti itu sih, ada yang keinginannya terpenuhi ada juga yang setengah terpenuhi. Tidak berbeda jauh dengan keluarga, setiap orang menginginkan kehidupan yang baik setelah menikah, pekerjaan yang baik, mempunyai anak, bisa membesarkan anak dengan baik, rukun dan langgeng dalam pernikahan. Ya itu memang keinginan semua orang saat menikah, tapi tidak selalu semuanya lancar.

Ada berbagai masalah yang bisa saja terjadi dalam perjalanan hidup kita, tersandung batu berkali-kali sampai jatuh terguling, ataupun hanya terkena kerikil kecil. Ada yang sanggup untuk berdiri dan bangkit lagi, ada juga yang berputus asa karenanya.

Dosa kadang juga mengiringi perjalanan hidup kita, walaupun kita tahu dan mengerti apa yang kita lakukan adalah salah, tapi tetap saja kita melakukannya. Lalu kapan kita bertaubat? Biasanya jika kita telah kena batunya, ntah itu efeknya bisa menghancurkan dirinya sendiri, pekerjaannya ataupun keluarganya. Jika itu terjadi, barulah kebanyakan kita sadar bahwa yang kita lakukan adalah salah. Sentilan dari yang Kuasa terkadang keras terkadang lembut, tapi jika masih bisa membaca tulisanku ini, berarti kalian (juga aku) masih menerima sentilan lembut dariNya, jika tidak kalian (juga aku) mungkin sudah ada di jalanan sedang tertawa sendiri karena sentilanNya yang keras alias jadi gila.

Orang yang berhasil mengatasi semua kesulitan dalam hidupnya adalah orang yang tegar, sabar dan ikhlas menjalani semua cobaan dalam hidupnya. Mampu berpikir bahwa kesulitan akan selalu ada di dalam kehidupan, dan setiap manusia pasti mengalaminya.  Aku sangat mengagumi seorang teman sekolahku, wanita ini mempunyai pribadi yang baik, sopan, membumi, mandiri, punya rasa percaya diri yang tinggi, dan walaupun dia orang yang sangat mampu dia tidak sombong, itu memang bawaannya sejak masa sekolah dulu hingga sekarang. Aku menyangka kehidupan keluarganya juga baik, sampai aku mendengar dari orang lain bahwa sedang ada masalah antara dia dan suaminya. Bukan maksudku untuk ngomongin orang, karena tiba-tiba saja beberapa orang membicarakannya saat kami sedang berkumpul. Dalam hati aku menyimpulkan, belum tentu apa yang terlihat diluar, sama dengan keadaan di dalam. Terkadang apa yang ada dipermukaan terlihat baik, tidak terjadi apa-apa, santai seperti biasa, tapi kita ga tahu apa yang terjadi di dalamnya.

Kupikir, itulah kemampuan dia membawa dirinya untuk tidak larut dalam kesulitan hidupnya, masih semangat dan terlihat biasa saja. Wajahnya yang cantik masih saja terlihat cantik, mungkin karena dia orang yang tegar. Well, kuharap sih berita burung itu tidak benar, dan kuharap kehidupan keluarganya baik-baik saja.

Aku mungkin tidak setegar temanku itu, dan aku mengakui bahwa aku adalah orang yang rapuh dan mudah jatuh, aku juga mudah stres jika sesuatu membuat ruwet isi kepala dan hatiku. Tapi aku juga bukan orang yang akan terus menerus berada di lubang dan berdiam diri di sana selamanya. Iya sih kadang kesedihan membuatku lemah, tapi kurasa aku akan bisa bangkit walaupun butuh waktu lama, karena aku sadar aku adalah bagian dari keluargaku. Aku masih punya tanggung jawab sebagai bagian dari keluargaku. Jika aku selalu terpuruk, bagaimana aku bisa mengurus semuanya?

Setiap hari adalah keajaiban, setiap hari adalah pelajaran, dan saat ini aku sedang mendapatkan keajaiban dan juga pelajaran dari sebuah peristiwa. Aku tidak akan bilang masalahku adalah masalah besar, karena setiap orang punya standar sendiri untuk mengatakan besar kecilnya masalah. Tapi bagiku ini adalah masalah berat, mungkin karena aku tidak pernah mengalaminya sebelum ini. Yang aku rasa saat ini bertumpuk tumpang tindih, aku sampai ga ngerti apa sebenarnya yang ada di kepalaku, tapi aku masih bersedih karenanya.

Seperti yang pernah temanku bilang bahwa, kita lama-lama akan kebal sendiri jika sudah terbiasa mendapatkan kesulitan dalam hidup kita, lalu kita kemudian akan tahu bagaimana cara mengatasi kesedihan/kesusahan hati kita sendiri. Dan ini adalah pelajaran baru bagiku, juga aku sedang berusaha mencari cara untuk mengatasinya. Yaa...memang butuh waktu lama sih.. tapi kan namanya juga belajar.. :-) hasilnya..? belum terlihat, tapi semoga saja berhasil..

Cukup ku ingat saja, bahwa setiap manusia mempunyai masalahnya sendiri-sendiri, jadi aku bisa (setidaknya) berkaca kalau aku tidak sendirian dalam pertarungan melawan sebuah peristiwa yang membawa kesedihan dalam hatiku.

PS :
kalau saja aku bisa hunting untuk menghilangkan keruwetanku...
apa nongkrong di stasiun Osaka aja kali ya moto kereta..? hmm...

...............

8 comments:

  1. hehehx.. fotoin aku aja mba..
    ntr ilang dech masalahnya
    hmm..
    mendoakan yang terbaik aja mba ]
    cayoo semangat

    ReplyDelete
  2. wahhh kalo kestasuin osaka, aku mau juga untuk ikut moto juga... biar hunting bareng mak.... jadi hidup kita nikmati saja, segala keruwetan merupakan anugrah agar kita tahu bahwa hidup indah... dan lebih bersyukur saat kita bahagia dan bersabar saat kita sedang ditimpa masalah... semoga kita selalu dirahmati tiap ujian yang kita dapati... cayoooo..........

    ReplyDelete
  3. Sefa :
    sini aku fotoin, Sef..ntar dipajang ya? aku sampe sekarang belom jelas ama wajahmu nih...:(

    makasih doanya ya? :)

    ReplyDelete
  4. Awang :
    Amin.. semoga selalu bersabar.. :)

    yuk kita hunting bareng, eh tapi fotomu bagus-bagus, Wang.. aku kalah jauh nih :(

    ReplyDelete
  5. laik dis!
    ada ujian brarti ada kasih sayang dariNya, tinggal bagaimana kita menyikapinya saja...
    Semua orang di sekitar kita adalah guru kita, saling mendoakan dan menguatkan serta mengingatkan.
    hehe.. semangat oma!

    aku ikuuuuuuuuutttt... *naluri toekangpoto :D

    ReplyDelete
  6. Bolung :
    tengkiuh cucuku.. :)
    doain oma dari jauh ya, biar selalu sabar, tabah, tegar dan ikhlas..amin.. do the same to you ..
    semangkaa....!

    boleh ikut asal bawa makanan ya :P

    ReplyDelete
  7. insyaAllah, saling mendoakan :D

    tobelllliiiiiiii *gk suka semangka :))

    wah bolelebo, asal aku dipinjemin kamera, DSLR jg gpp :D

    ReplyDelete
  8. Bolung :
    ya deh tobelii.. tak tukoke sing okeh..:D

    emangnya belom beli juga tuh kamera? nabung makanya, jangan beli sendal gunung terus..:P

    ReplyDelete