Thursday, July 28, 2011

Kopi dan Rasa Lapar

KOMPAS.com - "Menurut beberapa orang, mengonsumsi kopi baik untuk menunjang program diet karena membantu kita menahan rasa lapar. Benarkah demikian?" (Fitria Suhardono, via e-mail)

Tidak juga. Menurut dr Inge Permadhy, MS, SpGK, spesialis gizi dari RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta, kafein pada kopi berfungsi melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan metabolisme pada tubuh untuk membakar lemak. Namun, bukan berarti kopi mampu menurunkan berat badan. Alasan pertama, kita tidak bisa menakar berapa gelas kopi yang harus diminum agar proses pembakaran lemaknya efektif. Alasan lainnya, ada efek samping apabila kita minum kopi terlalu banyak.


Kafein meningkatkan produksi asam di lambung, sehingga menimbulkan gangguan pencernaan. Selain itu, biasanya kita minum kopi dengan ditambah gula. Ini tentu berpengaruh negatif terhadap kadar gula darah.

Efek kopi yang bisa menahan lapar sebenarnya tidak berlaku pada semua orang. Hubungannya belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Penjelasan paling logis adalah gula dalam kopi menggantikan kebutuhan glukosa pada tubuh. Pada beberapa orang, dampaknya tidak timbul rasa lapar. Namun, itu juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan dan perasaan jika sudah minum kopi rasanya sudah kenyang. Daripada minum kopi, saya menyarankan Anda untuk berolahraga bila ingin berdiet.

No comments:

Post a Comment