Wednesday, July 13, 2011

Main ke Museum Mandiri

Dua minggu yang lalu setelah main ke Monas, akhirnya menyempatkan diri untuk mengunjungi Museum Mandiri di daerah Kota. Lokasinya berhadapan dengan Stasiun Kota tinggal nyebrang aja lewat underpass. Waktu itu aku ga tau kalo ada jalan bawah, jadi ngikutin orang yang ternyata malah nerobos lewat pagar kawat, ampun deh. Maklum baru pertama kali kelayapan sendirian di daerah Kota ini.

Memasuki Museum Mandiri sekitar jam 9 pagi, saat itu suasananya masih sepi, sampai aku ragu-ragu sudah buka atau belum, tapi ternyata satpamnya bilang udah buka. Saat masuk aku tidak diperbolehkan membawa tas, jadi tas harus dititipkan kecuali kamera dan barang berharga boleh dibawa. Tiket masuk sekitar Rp. 2000,- tapi jika kalian mempunyai ATM Mandiri maka masuknya gratis.  Setelah itu aku juga mengisi buku tamu.

Masuk ke dalam disambut udara dingin ruangan yang langit-langitnya tinggi, suasananya remang-remang. Sebenarnya gedung ini memiliki 3 lantai, yang pertama adalah basement tempat brangkas dan surat-surat berharga di pajang, sedangkan lantai pertama berisi barang-barang masa jadul seperti mesin tik juga kasir, untuk lantai yang kedua isinya perpustakaan, ruang arsip, tempat penyimpanan koin, ruang pertemuan dan banyak lagi. Tidak semua kujelajahi saat itu. Bahkan aku tidak tahu ada basement kalo saja aku tidak kembali ke sini seminggu setelahnya.


 Ruangan yang serba gelap dan suram jadi terlihat seram rasanya, aku mikirnya kalo malam pasti horor banget di sana. Membayangkan patung-patung (diorama) itu bakalan hidup saat jam menunjukkan pukul 12 malam aja bikin ciut, untungnya saat itu aku ga mikir ke sana, cuma mikir sepi amat gedung ini, plus sibuk ngurusin setingan kamera. Tapi setengah jam kemudian baru berdatangan pengunjung lain yang kebanyakan anak sekolah. Saking sepinya saat memasuki sebuah ruangan, seorang anak mengucapkan salam, "assalamualaikuummm.." katanya sambil celingak-celinguk.. :D

Aku tidak lama di sana, hanya sejam lalu melanjutkan langkah ke pelataran Museum Fatahilah, cuma ga masuk karena kulihat ramai sekali di dalam, banyak anak sekolah sedang berkunjung, daripada untel-untelan mendingan aku nongkrong liatin orang main sepeda.

Oya, hasil fotoku bisa dilihat di SINI .. :-) thanks...

Jakarta, 03 July 2011

3 comments:

  1. kenapa ya musium sering berkesan serem..hiii..

    wah tiket'a 2000 murah bener! mauu dehh

    ReplyDelete
  2. disini g ada Museum..
    jadi g ada yang dikunjungi deh..
    hehe

    ReplyDelete
  3. museum - nambah wawasan jadul - bangunan kuno - seremmmm - identik dunia lain !!!

    ReplyDelete