Saturday, November 26, 2011

Rindu Anugerah

Kupikir aku lebih kuat dari ini, tapi ternyata tidak, selalu saja rasa sedih melingkupi saat sebuah kisah terpapar di depanku, hingga tanpa sadar butiran hangat menetes pelan di wajahku yang mungkin terlihat muram. Aku hanya bisa diam jika itu terjadi, cuma bisa kurasakan sendiri.

Baru saja lusa kudengar ultimatum seseorang, bahwa waktuku sudah tinggal sebentar lagi, jika lewat dari itu maka harapanku akan hilang. Mungkin tidak ada yang sanggup lagi menolongku, karena dari sisi fisik pun semuanya sudah tidak mungkin. Aku tahu semua yang terjadi atas kehendakNya, juga seluruh kehidupanku. Tapi rasanya aku benar-benar diburu waktu, harus segera...harus segera..

Sekali dalam hidup, ingin rasanya dipeluk kehangatan dari sebuah anugerah tak terhingga. Kalian dimana..? kapan kalian akan menyapa hidupku..? semua orang sepertinya berlari mendahuluiku, lalu kapan aku juga bisa berlari bersama mereka..?

Lihat, aku mulai melow lagi dengan semua ini...beginilah yang terjadi jika ada kisah yang mengusik kekurangan di dalam diriku.. hhh.. payah.. :-)

*tisue...dimana tisuee..

2 comments:

  1. Tenang mbak ay...dikau tak sendiri kok mbak...aku akan menemanimu..disini..mari kita menyatukan tangan kita berdoa berharap kepada-NYA...
    Jangan menyerah...mbak...karena aku disinipun tak mau menyerah..mari kita berjuang bersama-sama dalam doa....
    Semoga Alloh mengabulkan pinta kita.. aamiin....

    ReplyDelete