Friday, December 30, 2011

Mengeluh


Ada orang yang selalu saja menulis hal-hal yang optimis dan jarang mengeluh tentang apapun, sekalinya mengeluh itupun disertai permintaan maaf pada Tuhan kalo dia sudah mengeluh hari ini. Kadang aku salut dengan beberapa tulisan yang selalu optimis seperti ini, tapi kadang juga sering muncul pertanyaan di dalam hati "apa benar demikian..?"

Mengeluh itu sifat dasar manusia, yang membuat perbedaan dari setiap individunya adalah, ada yang senang mengumbarnya dalam sebuah tulisan baik di blog, status di pesbuk, berkicau di twit, dan berbagai jaringan sosial lainnya. Tapi ada juga yang hanya menyimpannya dalam hati dan berdiam diri saja saat hati sedang tidak enak.

Tidak begitu penting apa yang dikeluhkan karena pada dasarnya mereka (termasuk aku) hanya ingin mengeluarkan uneg-uneg yang mengganjal hati. Aku pernah mengeluh tentang segala hal dalam hidupku di sebuah blog tertutup, maksud hati hanya ingin mengeluarkan apa yang mengganjal agar aku tidak terlalu tertekan karenanya, tapi efeknya malah aku di'sentil' seseorang karena keluhan yang selalu aku tulis. Sedih juga saat itu karena kupikir orang ini mengerti keadaanku hingga akan menanggapinya setidaknya dengan menulis 'sabar aja..' tapi tidak, dia malah seperti menyudutkan aku. Well, bisa dimaklumi sih, mungkin dia bosan mendengar keluh kesahku.

Aku jarang menulis keluhan di blog terbuka, lebih sering menulis tentang kesedihan sepertinya, sampai seorang teman sering merasa kesal karena aku sedih terus... hehehe. Semua keluhan hanya akan aku tulis di tempat tertutup dimana aku mempunyai orang-orang yang aku sayangi, dimana kepercayaan, pengertian dan kasih sayang ada di dalamnya. Karena kuanggap, apapun yang aku tulis di sana, tidak akan merubah pandangan mereka terhadapku, walopun yang kutulis adalah kemarahan yang berapi-api sekalipun.

Semua orang mengeluhkan sesuatu, dari skala besar maupun skala kecil. Mulai dari mengeluhkan pemerintahan yang carut marut ini sampai hanya mengeluh 'capek' saja. Kupikir tidak ada salahnya, mengeluhlah jika kita ingin, tapi jangan keseringan...capek juga baca tulisan isinya keluhan semua ..yang penting mah tetap semangat setelahnya, jangan malah merembet kemana-mana. Oya, kadang setelah mengeluarkan uneg-uneg rasanya malah legaan dikit... :-)

Saat ini cuma satu yang aku keluhkan, kenapa aku sakit terus..? ..:(
Maaf ya..

Baca :  http://goldeneaglescoaching.com/life/complaining-healthy/
 

3 comments:

  1. Mbak Ay, coba baca buku Amazing You! yang saya tulis di blog. Alih-alih mengeluh, kita ini diajak untuk selalu bersyukur. Apabila Mbak Ay sering sakit, jangan mengeluh Mbay Ay sakit terus. Bersyukurlah, "Syukurlah aku lebih sering sehat daripada sakit. Aku yakin aku akan selalu sehat. Tuhan akan memberiku kesehatan dan aku pun akan selalu sehat".

    Rasa syukur akan dipancarkan ke seluruh semesta dan secara ajaib, pancaran energi syukur itu akan dikembalikan dari seluruh semesta ke dalam diri kita. Pancaran rasa syukur pun akan menyebar ke seluruh sel di dalam tubuh kita sehingga pada akhirnya sel-sel yang lemah dan sering membuat sakit pun akan tergilas.

    ReplyDelete
  2. Hehe..gimana ya?*Lucu2 ga jelas gini

    Saya..suka ngeluh juga, tapi mungkin sama dengan teh ay, sebisa mungkin tidak diumbar, menurut saya ngeluh wajar, hanya ya itu tadi, ga bagus kalo sering-sering, bukan untuk penilaian di mata orang lain, kalo buat saya pribadi untuk latihan diri sendiri saja..karna ngeluh itu efeknya menular(soktaubanget).

    Dan samanya lagi, kalo urusan ngeluh mengeluh saya tuliskan di blog tertutup juga.hihi..Ga cuma keluhan sih..segala yang bersifat pribadi menurut saya saya tuliskan di Secret blog itu, ga ada yang baca malah..jadi kayak diary di dunia maya.hihi

    Semangat tetehku(ih,,ngaku2 :p), orang akan melihat apa yang kita lakukan, bukan melihat alasan dibaliknya..kecuali orang-orang yang mengerti..atau berusaha mengerti..bahwa setiap orang punya masalah dan tengah berjuang dalam hidupnya.

    Syafakillah teteh..semoga cepat sehat en sehatnya awet..*Peluuuukkkk

    ReplyDelete
  3. Kombor dan Irly :
    makasih ya.. :-)

    ReplyDelete