Friday, January 20, 2012

Kerokan

Ibu datang, saat yang tepat buat minta dikerok karena tubuhku sedang tidak enak rasanya. Efek beberapa hari sakit juga. Menurut beberapa artikel yang aku baca, kerokan tidak membahayakan asal tidak dilakukan terlalu sering (aku aja paling kalo bener-bener parah baru minta kerok, ga ada setahun sekali) karena ditakutkan pembuluh darah kecil dan halus akan pecah karenanya.

Beberapa nasihat yang aku dapat untuk kerokan adalah :
- gunakan uang yang tidak bergerigi, agar tidak terlalu melukai kulit kita.
- gunakan bawang merah yang ditumbuk kasar, dicampur minyak kelapa, biasanya aku campur juga dengan sedikit minyak kayu putih. Karena untuk beberapa orang, menggunakan balsem akan membuat perih saat balsem menyentuh kulit yang terluka tadi. Bawang merah katanya berguna untuk mempercepat penyembuhan.
- keroklah dengan membentuk pola tulang ikan, mengikuti alur pembuluh darah.
- juga disarankan untuk mengerok dalam posisi duduk, katanya kalo tiduran malah akan membuat kita sesak nafas setelahnya.
- setelah dikerok jangan langsung mandi, biarkan pori kulit menutup dulu dengan sempurna, karena efeknya malah akan membuat kita menjadi sakit jika langsung terguyur air. Aku biasanya minta kerok malam, jadi ada jeda waktu lama untuk menutupnya pori sampai pagi.
- minumlah obat setelah dikerok agar maksimal penyembuhannya, kalo aku biasanya minum Antang*n ..

Begitulah..  nikmat sekali rasanya.. enting..!
PS : silahkan jika ada saran lainnya, prens.. :-)

Read this : Kerokan Berbahaya Engga Sih?

5 comments:

  1. ogah kerokan
    apalagi pake arit...

    cepet sembuh ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. :)makasih raw..
      nanti tak kerokin pake xperia deh pasti enak..

      Delete
  2. Kok aku tak satupun emmperoleh nasehat sehubungan dengan kerokan yaakk..?
    Itu ditulis dalam buku sejarah apa nasehatnya Mutt..? :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari omongan kiri kanan plus si emak..hehehe..

      Delete