Tuesday, February 7, 2012

Berjemur

Beberapa minggu ini langit Jakarta selalu tertutup awan mendung, kadang hujan datang mengiringinya. Jarang sekali kulihat cahaya matahari selama sehari penuh, aku sih senang saja saat hujan datang, tapi ternyata saat kondisi fisik sedang tidak baik, mataharilah yang kita butuhkan.

Terlalu lama tiduran dan tidak banyak gerak, bikin badan jadi terasa pegal dan sakit, obat mujarabnya adalah berjemur di sinar mentari. Saat suatu pagi matahari akhirnya bersinar, aku pun duduk di teras yang masih kotor dengan oli (efek bongkar mesin), tak peduli akan kotor atau tidak, aku hanya butuh penghangat di tubuhku.

Efeknya luar biasa, badan terasa ringan, aku seperti bebek bakar yang dibolak balik agar panasnya rata. Tubuhku pun ikut kuputar-putar agar semuanya rata terkena panas matahari. Panas matahari yang paling baik adalah pagi sampai pukul 8 atau 9, dan saat itu jam 8 matahari sudah mulai menghilang lagi ditelan awan gelap. Mendung datang, dan tak lama kemudian hujan turun, dan sampai sore langit gelap terus.

Cuaca yang mudah sekali berubah-ubah ini membuat banyak orang terserang penyakit, terutama flu dan batuk, belum lagi angin kencangnya. Itulah kenapa jika aku hendak pergi terapi pasti bawa payung walopun paginya panas, tapi sejam dua jam sudah turun hujan.

Maaf hujan, bukan kutak cinta dirimu, hanya ternyata aku butuh matahari juga.. tunggu sampai aku sembuh, pasti aku akan duduk lagi di teras melihatmu menari.. :-)

Be well my friends...jaga kesehatan ya..!
Let's get some sleep...Zzzzz....
....

No comments:

Post a Comment