Thursday, April 12, 2012

[INFO] Pak Raden Ngamen untuk Hak Cipta

Kali ini Drs Suyadi atau yang lebih dikenal dengan Pak Raden tidak sedang ingin mendongeng.
Hatinya sedang galau. 
Beras di bakul tak ada.
Mau berobat ke dokter tak ada biaya.
Apalagi untuk mengurus rumah bocor dan hak cipta.

Maka, pria kelahiran Jember 28 November 1932 ini akan bernyanyi; dengan begitu dia bisa membunuh rasa sedih dan sakit hati.


Sejak puluhan tahun hak cipta Unyil tidak berada dalam genggamannya. Terbang entah ke mana. Maka kali ini Pak Raden akan turun dari kursi rodanya, untuk menyanyi dan curhat kepada sesiapa yang mau datang ke rumahnya.

Selain bicara soal hak cipta, Pak Raden tentu akan menyanyi seadanya. Dia pilih lagu “Iwak Peyek”sebagai lagu pembuka, karena baginya lagu itu selalu membuatnya yakin bahwa hidup sederhana bisa dibuat meriah. Lalu lagu penutup “Sol Do Iwak Kebo” yang mengingatkan kita pada serial Si Unyil.

Selain sejumlah lagu pilihannya, juga beberapa tembang dolanan Jawa, Khrisna Pabichara yang sastrawan cum motivator akan menjadi pemandu acara sekaligus akan membawakan sebuah puisi.

Acara untuk galang dana Pak  Raden ini terbuka untuk umum. Ada penjualan buku karya Pak Raden, lukisan dan kaos. Semua dana akan dipergunakan Pak Raden untuk makan, berobat dan mengurus hak cipta.
Siapapun boleh datang, boleh melempar koin, dan tentu saja ikutan nyanyi bersama.

Hari/tanggal         : Sabtu, 14 April 2012, mulai pukul 16.00 WIB
Tempat                 : Kediaman pak Raden. Jalan Petamburan 3  No 27 RT 003 RW 04 Petamburan Slipi, Jakarta Kontak                 :
Arif Maulana (085210636336)  
Suryo Brahmantyo (08156612441) 
Prasodjo Chusnato (082124379430)  
Amang (08990066000)

 ".....sol do iwak kebo ... re mi fa sol iwak tongkol... mi re mi re... gulai sate enak rasane..."
***

3 comments:

  1. pak raden aja sama jadi pengamen yang turun ke jalan > tapilah inilah bukti seniman indonesia yang kuat & tangguh walau diterjang segala keterbatasan yang ada

    ReplyDelete