Saturday, July 28, 2012

Kawanua & Kawanua

Sebuah ketukan membawa sang peri berjalan ke arah pintu, dan didapatinya seraut wajah yang sangat dikenalnya sedang tersenyum.
"Aku datang.." bisik sang awan. Entah perasaan apa yang berkecamuk dihatinya, tapi dia sangat senang karena akhirnya bisa melihat awan kecil itu dari dekat. Kemudian kedua tangan mereka pun saling terulur, bersalaman dan mereka memulai percakapan gila dan penuh tawa. Jembatan pelangi sedang menyentuh bumi saat itu....


Penggalan kisah usang yang masih dikenang sang peri kecil, masih tersimpan rapi di dalam ruang hatinya, melekat erat di sana seakan tidak mau pergi. Waktu memang terus saja berjalan tapi kenangan itu masih saja mengiringinya seperti bayangan. Agak buram tapi masih jelas terlihat.  'Aku tidak akan pernah melupakannya ...' bisiknya parau.

Apa kabar dirimu yang di sana..?
Semoga selalu ada damai di dalam hatimu..
Jaga dirimu baik-baik..
Maaf karena aku tidak akan berada di sana lagi untuk menemanimu..
Peri kecilmu ini juga akan menjaga dirinya baik-baik..
Sekotak rindu telah kutitipkan pada tuan meteor seperti biasanya ...
Tapi mungkin kau tidak menginginkannya lagi..
Bahkan mungkin kau lupa tanggal ini ....
Hari dimana selendang pelangi sedang berkilau indah...
Hari pertemuan kita...

Kawanua di ujung langit, 28 Juli ...

*) kisah peri kecil

4 comments:

  1. Video'a bikin inget sama Dewa mba,nikmati aja drama hidup ini mba toh inilah yang bisa kita lakukan sebagai manusia

    ReplyDelete
  2. saya memang lemot nih Mbak.
    jelasin dong apa kaitan kawanua, peri kecil, dan ilustrasi buku laskar pelangi, juga lagunya once.

    ReplyDelete
  3. Pasti ada sejumput kisah disini....
    :)

    ReplyDelete