Saturday, September 15, 2012

Fahmi Ponakanku

Saat ibunya mengandung dirinya, aku tahu. Saat kelahirannya pun aku tahu, saat dia balita dan menjadi anak mamah yang cengeng aku tahu. Dia selalu berlari ke arah ibunya jika melihat orang datang, tidak mau dipegang oleh saudaranya sekali pun. Ibu adalah nomor satu bagi balita berperawakan kurus dan berkulit gelap ini. Dia juga penakut luar biasa, tidak berani memegang kucing, tidak berani naik pohon, dia bahkan tidak berani naik tangga rumahku jika sedang bermain ke sini.

Berbeda sekali dengan adiknya yang 4 tahun lebih muda, walaupun perempuan, adiknya lebih macho dibandingkan kakaknya yang laki-laki. Senang berlari kelapangan untuk main bola, senang naik pohon, tidak takut dengan apapun, bahkan kadang bertugas seperti seorang kakak, yang mengantar kakaknya kemana pun kakaknya pergi, naik tangga saja sang kakak minta diantar adiknya. Cuma satu kekurangannya, ceriwisnya minta ampun, sampai ibunya pegal jika mendengar dirinya bicara.

Fahmi namanya, pria kecil yang pendiam juga penakut itu sudah kelas 1 SMP sekarang, masih dengan gayanya yang pendiam, lebih banyak mengalah dengan adiknya yang perempuan. Tapi saat ini sedang gandrung dengan PS, sama seperti kebanyakan anak-anak lain, uang jajannya habis untuk main game online di warnet. Ayahnya bahkan pernah bilang, dia pernah bolos sekolah demi nge-warnet. Kemarin ketika bertemu dengannya kutanya bagaimana dengan peringkat di sekolahnya, dia bilang "masuk lah 10 besar.." ..dan adiknya nyeletuk.. "kakak peringkat 8 koq.." aku hanya tersenyum.

Selain seneng ke warnet, dia juga sedang senang main fesbuk, jemarinya selalu menari di atas hapenya yang terkoneksi internet. Selama bertemu kemarin dia juga diam saja dipojokan memainkan hapenya. "Mi, dah punya pacar belum..?" tanyaku, dia dengan wajah datar cuma bilang, "belum.." lalu asik lagi dengan hapenya. Anak jaman sekarang, kalo ga punya hape mungkin dianggap kurang gaul kali ya? Tapi ada yang lucu dengan masalah hape ini, ketika aku mau mentransfer foto ke hapenya dia dan menyuruhnya menyalahkan bluetooth, tiba-tiba muncul "Warning...!! VIRUS..!!" ..kaget setengah mati segera kumatikan bluetoothku takut kena virus. Tapi diujung sana Fahmi setengah nyengir berkata, "itu nama bluetoothku, Bun..hehehe" ... Asem tenan, ternyata aku dikibulin.. :)) lagian sih ada-ada aja, mosok bluetooth dikasih nama Warning ..!! VIRUS..!! gimana ga kaget coba..?

Ah dasar anak-anak, biarpun pendiam tapi dia kreatif juga .. :) ntah seperti apa besarnya nanti anak itu... semoga lebih baik dari ayahnya..

Kangen jadinya..

4 comments:

  1. pinter anaknya tu Mbak. makin dipoles dan diarahin, bisa jadi bibit unggul hebat nanti, aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin.. :D
      semoga aja orangtuanya bisa mengarahkan, karena semua tergantung mereka yang membimbing...

      Delete