Friday, September 14, 2012

Menunggu

duduk diam memandang arena permainan anak-anak..
tidak ada siapa pun di sana..
yang terlihat hanya hilir mudik para pekerja..
benda melingkar di pergelangan tangan menunjukkan pukul 10 pagi..
terlalu dini untuk datang dan bermain di arena itu..

seorang ibu duduk di sampingku...
diam memainkan ponselnya..
kakiku mulai kesemutan..
membuka sandal lalu menyilakan kakiku...
kembali kesemutan...
menurunkan kaki dan menopang satunya di kaki yang lain..
lagi-lagi kesemutan...serba salah..
waktu menunjukkan pukul 11.30..
masih lama ternyata..

harus menunggu lebih lama lagi..
ntah kapan dia akan datang...
berjalan keluar gedung, mencari ntah apa..
matahari terlihat silau menyengat..
kembali ke dalam dan duduk lagi sambil menikmati cemilan..

arena permainan mulai ramai...
menikmati senyum tawa beberapa anak kecil..
bangku semen ini terasa dingin menembus pakaianku..
tapi hendak beranjak pun enggan..
waktu menunjukkan pukul 12.30 siang..
sebuah pesan pendek datang...
dia tidak bisa menemuiku saat ini karena sibuk..
dan aku harus menunggu lagi..

sejam kemudian...
dua jam kemudian..
tiga jam kemudian..
dia akhirnya datang dengan senyum di bibirnya..
tidak banyak yang kami bicarakan..
ponselnya selalu berdering menandakan kesibukannya..

satu jam setengah kemudian aku sudah berada di tengah kemacetan ...
dalam gelapnya langit diantara bisingnya jalanan...
sambil setengah berfikir...
ternyata menunggu adalah hal yang tidak menyenangkan...

ah, setidaknya aku bisa menikmati senyumnya...
walaupun hanya sesaat..

# kisah langit

9 comments:

  1. hmm... tema sebenarnya bukan soal menunggu yang lama kan Mbak?

    ReplyDelete
  2. Ku menunggu, ku menunggu kau putus dengan kekasihmu....

    Hehehhhe
    Knapa aku malah nyanyi lagunya Rossa ya
    *dikeplak

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengalaman pribadi yak?...wkwkwkwk..

      *kekeuupp..*

      Delete
  3. man shabara zhafira


    siapa yang sabar akan berhasil

    semoga bisa menunggu dengan sabar..

    ReplyDelete
    Replies
    1. selalu bersabar koq :)
      makasih dah mampir, Zen .. :-*

      Delete
  4. Kalau hanya mau menikmati senyumnya sesaat knapa juga harus menunggu lama? Hahaha......:)

    ReplyDelete